seperti air mengalir, seperti angin berhembus..

Terbaru

Curug Pangleburgongso – Limbangan

Pulang dari Jogja pas libur lebaran kemaren, iseng2 aku mampir ke salah satu obyek wisata di daerah Limbangan – Boja – Kendal. Namanya Curug Pangleburgongso. Tempat ini emang enggak terkenal, fasilitas yang ada cuman jalan paving selebar 1 meter sepanjang kira2 300 m, selebihnya jalan tanah dengan bebatuan. Selain air terjun, di dekat parkiran ada lapangan yang biasa dipakai untuk camping ground juga.

Mungkin agak berlebihan klo disebut tempat wisata, soalnya cuman berupa air terjun kecil dengan sungai yang mengalir di bawahnya. Akses jalan menuju ke sana juga sangat tidak memadai, karena dari jalan masuk berenti sampai tebing aja, turunnya waaahh berasa hiking sodara2 hehehe tergolong susah buat turun ke air terjunnya. Tapi begitu berendam di dinginnya air sungai pegunungan, swegeeeeerrrrr….

Buat yang tertarik pengen ke sana, akses jalan menuju ke Curug Pangleburgongso bisa ditempuh melalui Boja – Limbangan, atau dari arah Sumowono turun menuju Limbangan. Hanya saja memang untuk angkutan umum di saerah tersebut agaknya jarang. Tempat tersebut bisa jadi salah satu referensi untuk kegiatan perkemahan juga.

Iklan

Mug

hmm.. i love coffee

coffe

My Aerial

Aerial itu nama anakku, aku suka bikin sket dari foto2nya.

aerial3

LEADERSHIPS

Kualitas pertama dan yang paling penting dari sebuah tindakan adalah pelaksanaannya, baru kemudian ketepatan tindakannya, kemudian kemudahan melakukannya, kemudian ketepatan biayanya, dan kemudian yang terakhir adalah keindahan dari pelaksanaan dari tindakan itu.
Tetapi para ahli menunda tindakan itu ada di mana-mana.
Dan karena tidak melakukan yang seharusnya mereka lakukan, mereka jadinya -harus melakukan yang seharusnya tidak mereka lakukan.
Itu sebabnya banyak orang yang terlambat mencapai yang telah lama dicapai oleh orang lain.
Sebetulnya, setiap orang di antara kita adalah pribadi yang super cepat bertindak-bila dia bertemu dengan sesuatu atau keadaan yang mewajibkannya untuk bertindak tanpa sempat memikirkan penundaan.

Peluang
Reaksi cepat seorang pemimpin yang bertindak saat sebuah peluang hadir, bisa saja datang dari penantian yang cukup melelahkan, atau dari kekhawatiran bahwa kesempatan yang sama mungkin tidak akan tersedia lagi, atau bila peluang ini tidak diambilnya, orang lain akan memanfaatkannya.
Bila kita tidak terlatih untuk berpikir cepat dalam menimbang resiko dan nilai dari keuntungan dalam bertindak cepat – pada awal terbukanya sebuah peluang; kita akan sering terperangkap dalam keharusan untuk segera meninggalkan sebuah pekerjaan, membayar biaya dari ketergesaan itu, sambil memusatkan perhatian kepada kemungkinan peluang berikutnya.

Masalah
Ada pemimpin usaha yang hanya akan bertindak – bila dia sudah mengetahui adanya sebuah masalah.
Pada detik dia mengetahui masalah itu – karena tidak sengaja, atau karena sebuah proses formal; dia segera meledak dengan tindakan-tindakan drastis yang sering juga sangat emosional.
Segala sesuatu ingin dilakukannya, semua harus selesai kemarin, dan dia menyalahkan semua orang – kecuali dirinya.
Namun, semua orang yang mengenalnya, juga mengenali bahwa semua kegentingan itu akan segera berlalu, karena sang pemimpin akan segera santai kembali – karena sudah membiasa dan mulai lupa dengan pengetahuannya mengenai masalah-masalah bisnisnya.
Bila dia ingat – dia panik. Bila dia lupa – dia santai.
Sampai suatu saat dia akan sangat ingat – yaitu saat pemilik perusahaan menggantikannya dengan seseorang yang memiliki peledak tindakan yang lebih sensitif.

Ancaman
Peledak yang satu ini adalah peningkatan kelas dari masalah.
Masalah-masalah kecil yang tidak terselesaikan, akan tumbuh menjadi kenyataan yang membahayakan dan itu lah yang kita sebut sebagai ancaman.
Sehingga, bila kita semua lebih berbakat untuk menunda penyelesaian masalah, sebetulnya kita semua ini sedang membesarkan ancaman-ancaman bagi diri kita dan tugas-tugas kepemimpinan kita.
Seorang pemimpin yang berkelas tidak membiarkan dirinya diancam oleh apa pun untuk memutuskan dan melakukan yang benar, apa lagi oleh ancaman yang datang dari kelemahannya dalam bertindak.

Rencana
Anda yang berencana baik dan besar – seharusnya mudah untuk membuat diri Anda mendahulukan yang harus didahulukan, melakukan dengan cara yang seharusnya, dan pada saat Anda harus melakukannya.
Bila Anda telah memiliki rencana, tetapi rencana itu tidak membuat Anda
terbebaskan dari kecenderungan untuk menunda dan mendahulukan yang menyenangkan saja – itu berarti bahwa Anda harus mengganti rencana Anda, atau mengganti sikap Anda.
Bila Anda tidak dapat menggantikan kedua hal itu, akan datang suatu saat di mana Anda lah yang akan digantikan – dengan pribadi yang mudah meledak karena rencana-rencananya. Ingat lah, walau pun organisasi yang Anda pimpin itu berukuran besar dan berjangkauan luas – sifat dari kepemimpinan Anda adalah tetap kepemimpinan pribadi.

Impian
Sebetulnya impian adalah juga sebuah rencana – hanya saja kita tidak mampu menjelaskan mengapa hati ini demikian terpukau-pikat kepada keindahan dari pembayangan keadaan di masa depan itu.
Bila impian Anda tidak menggerakkan Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dengan sungguh-sungguh – walau pun Anda tidak yakin pasti bahwa yang Anda lakukan akan menuntun Anda kepada impian Anda; makaAnda tidak sedang bermimpi.
Ingat lah, bahwa hanya dia yang kesibukannya disemangati oleh impiannya
yang bisa hidup dalam kesadaran kehidupan impian.

Tugas
Peledak tindakan kepemimpinan yang tertinggi adalah keikhlasan menerima tugas sebagai pemimpin untuk mendatangkan perbedaan yang berarti bagi organisasi yang kita pimpin, bagi pelanggan yang kita layani, dan bagi semua yang berkepentingan atas kebaikan yang kita hasilkan.
Bila Anda melihat ada sesuatu yang seharusnya dilakukan untuk kebaikan organisasi dan bisnis Anda -jangan lah Anda menunggu sampai Anda menjadi pejabat; segera lakukanlah yang harus Anda lakukan.
Melakukan yang baik tanpa harus diperintahkan adalah tanda kualitas
kepemimpinan yang sebenarnya.

Gagal

pspp 019

Gagal melakukan hal-hal besar itu tetap lebih terhormat
dari pada berhasil melakukan hal-hal kecil

Orang-orang yang gagal melakukan hal-hal yang besar
sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil

Orang-orang yang mengambil tantangan-tantangan besar dalam hidupnya
Selalu mempunyai kesempatan dua yang baik sekali
satu untuk betul-betul berhasil
atau kedua gagal dengan sangat terhormat

Janganlah kita menjadi pribadi yang gagal pada urusan-urusan yang kecil
lalu mengeluh bahwa hidup ini tidak fair.

Ambillah tantangan yang lebih besar
gigitlah lebih besar dari kemampuan mengunyah

Sehingga gagalpun kita tetap dihormati.

Utada Hikaru

Aku mulai menyukai lagu2 Jepang sejak maraknya drama2 jepang pas jaman masih  SD apa ya hehehe

Tapi yg sampe sekarang tetep aku seneng itu Utada Hikaru.

First Love, Deep River, Sakura Drops..

Biarpun ga ngeh sama artinya, tp melodinya nyaman banget di kuping nih.

avatar677903_1

First Love

Saigou no kisu wa tabako no flavor ga shita
nigakute setsunai kaori

Ashita no imagoro ni wa Anata wa doko ni iru n darou
Dare wo omotteru n darou


You are always gonna be my love
Itsuka dareka to mata koi ni ochitemo
I’ll remember to love You taught me how


You are always gonna be the one

Ima wa mada kanashii love song
Atarashi uta utaeru made


Tachidomaru jikan ga Ugokidasou to shiteru
Wasuretakunai koto bakari
Ashita no imagoro ni wa Watashi wa kitto naiteru
Anata wo omotteru n darou


You will always be inside my heart
Itsumo anata dake no basho ga aru kara
I hope that I have a place in your heart too
Now and forever you are still the one
Ima wa mada kanashii love song
Atarashii uta utaeru made


You are always gonna be my love
Itsuka dareka to mata koi ni ochitemo
I’ll remember to love
You taught me how
You are always gonna be the one
Mada kanashii love song
Now & forever…

Bentengan Goes to School Bangkitkan Permainan Tradisional

suarasurabaya.net|

Permainan anak-anak tradisional semacam petak umpet, gobak sodor, dan benteng-bentengan kini telah tergantikan dengan permainan modern playstation (PS). Sehingga keberadaan permainan tradisional semakin dilupakan. Padahal permainan tradisional mempunyai manfaat tersendiri yang tidak terdapat pada permainan modern.

Karena itulah, mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengelar “Bentengan Goes to School” . Kegiatan ini diawali di Sekolah Dasar (SD) Negeri I dan II Semolowaru Kecamatan Sukolilo Surabaya yang diikuti 100 siswa kelas 5 dan 6.

ZIA ARDHI Ketua Panitia “Bentengan Goes to School” mengatakan kegiatannya akan berkelanjutan dengan Bentengan Competition di ITS Sukolilo Surabaya yang akan digelar pada 12 April mendatang.

Bentengan Competition akan melibatkan peserta perwakilan dari 6 SD Surabaya. Diantaranya SD Al-Mutaqien, SD Hangtuah 6, SDIT Al-Ushuwah, SDN Semolowaru I dan Semolowaru II dan SDN Kapasari I.

“Bentengan Goes to School” merupakan realisasi program kreativitas mahasiswa Teknik Kimia ITS Sukolilo Surabaya dalam wujud pengabdian masyarakat,” kata ZIA ARDHI.

Tambah ARDHI permainan tradisional bentengan merupakan permainan yang mempunyai manfaat soft skill seperti kerjasama, leadership, dan mempunyia pemikiran strategis.

ACHMAD FERDIANSYAH satu diantara pemateri Bentengan Goes to School menegaskan juga permainan bentengan punya manfaat seperti adanya sifat tolong menolong dan leadership yang tidak ditemukan pada permainan modern.

“Pengamatan saya sewaktu memberikan materi, 40% dari 100 peserta memang belum tahu permainan bentengan, karena itu seminarnya saya bikin visualisasi peraminan bentangan,” ungkap ACHMAD FERDIANSYAH SATRIYA MUHAMMAD siswa kelas 5 SDN Semolowaru itu pun mengatakan dirinya memang belum tahu permainan bentengan. Menurutnya yang berkesan dari permainan bentengan adalah mempertahankan benteng untuk kemenangan.(chy/ipg)

Teks Foto:
1. Bentengan bermanfaat melatih kekompakan dalam sebuah tim.
2. Peserta permainan bentengan itu mempertahankan diri dari tangkapan lawan dan harus mempertahankan raja dan bentengnya.

bentengan